Ada 38 Pemegang HGU Terindikasi Melanggar

Ada 38 Pemegang HGU Terindikasi Melanggar

Ada 38 Pemegang HGU Terindikasi Melanggar

Ada 38 Pemegang HGU Terindikasi Melanggar
Ada 38 Pemegang HGU Terindikasi Melanggar

BANDUNG–Kabut asap di Sumatra masih belum berakhir.

Pemerintah masih terus berupaya untuk melakukan pemadaman. Disisi lain, penegakan hukum
bagi pembakar hutan juga akan dilakukan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengatakan ada 38 pemegang HGU yang terindikasi melanggar sehingga terjadi kebakaran
hutan.

“Polisi masih melakukan penyelidikan, apakah

dibakar sengaja atau tidak. Namun, karena masuk lahan mereka, saksi akan diberikan,” tegas
dia saat berkunjung ke Bandung.

Ia menyatakan kebakaran yang terjadi apakah disengaja atau tidak telah membuat masyarakat menderita karena kabut asap yang tebal. Sehingga
seharusnya pemegang HGU harus berusaha sekuat tenaga menjaga agar lahannya tidak terbakar.

“38 perusahaan itu merupakan data sementara

. Bisa saja, jumlahnya lebih dari itu. Karena data bersumber dari tiga lembaga yakni Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang saat ini terus berkoordinasi,” tuturnya.

Kapan saksi diberikan ? Ferry menegaskan, baru akan diberikan jika lahan sudah selesai terbakar. Saat ini, pemerintah tengah fokus untuk
memadamkan hutan. Jo

 

Sumber :

https://www.diigo.com/item/note/4x55f/hr3b?k=4e16c06ab16b7199b84536f3c0029686