Cara Pemula Ternak Jangkrik

Cara Pemula Ternak Jangkrik

Cara Pemula Ternak Jangkrik

Cara Pemula Ternak Jangkrik
Cara Pemula Ternak Jangkrik

Untuk jangkrik yang warnanya agak coklat jenis jangkrik alam/madu/seliring/bering sedangkan Jangkrik yang berwarna hitam besar jenis jangkrik kalung/genggong/broile. Keduanya sama-sama jenis jangkrik untuk pakan burung, tapi keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing masing.

Kekurangan dan kelebihan angkrik alam/madu/seliring/bering :

  1. Jenis jangkrik ini lebih mahal dipasaran dari pada jangkrik kalung ( jadi sangat bagus untuk anda yg mau usaha budidaya jangkrik memilih jenis jangkrik ini )
  2. Kandungan air yang terdapat dalam tubuh jangkrik ini sangat sedikit jadi sangat disukai burung berkicau.
  3. Ukuran jangkrik seliring agak kecilan, dan bisa langsung sekali lahap burung tanpa harus di potong2.
  4. jangkrik madu daya tahan hidup nya kuat, biasa di kios pakan burung kuat bertahan sampai 1 minggu

Kekurangan dan kelebihan jangkrik kalung/genggong/broile :

  1. Harga nya lebih murah di pasar selisih sekitas 10-20rb per kg nya dari jangkrik madu
  2. Jangkrik kalung mempunyai ukuran yg sangat besar sehingga mengandung banyak air
  3. Jangkrik genggong mudah mati dan busuk
  4. Kandungan protein nya lebih sedikit daripada jangkrik madu/alam

Langkah pertama dalam beternak jangkrik adalah menyiapkan kandang atau tempat budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik bisa dibuat dari berbagai bahan, seperti kardus papan atau triplek. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan contoh pembuatan kandang jangkrik dari kayu dan kasa.

Berikut Langkah-Langkah Membuat Kandang Jangkrik :

  • Kotak terbuat dari papan atau tripleks dengan tulang dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 240 cm, lebar 120 cm dan tinggi 100 cm.
  • Gunakan lem pada setiap sambungan dan sudut peti. hal ini bertujuan agar jangkrik yang baru menetas tidak keluar lewat celah sambungan.
  • Rekatkan lakban (plester) pada bagian pinggir box. Hal ini bertujuan agar jangkrik tidak bisa merayap keluar dari box.
  • Pasang kaki-kaki pada keempat sudut box, kira-kira tingginya 15 cm. Keempat kaki-kaki tersebut nantinya diletakan pada mangkuk yang diisi air atau cairan lain yang berguna untuk mencegah hama seperti semut masuk ke dalam kandang.

Kandang jangkrik juga bisa dibuat secara bersusun untuk menghemat tempat dan efisiensi budidaya. Untuk peletakan box, sebaiknya kadang jangkrik diletakkan ditempat yang gelap, dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Cara Pemeliharaan Kandang :

  • Sangat penting untuk menjaga kandang tetap higienis, bersih serta terhindar dari gangguan hama. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi kandang diusahakan agar tetap lembab dan gelap.
  • Pastikan asupan makanan yang tersedia cukup, hal ini dikarenakan jangkrik yang kekurangan makanan akan kanibal, saling memangsa di antara mereka.
  • Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai membusuk di dalam kandang.
  • Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil bila terbuat dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang dengan lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering.
  • Periksa air yang ada pada mangkuk atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau ganti bila cairan sudah sedikit. Cairan yang digunakan bisa air, minyak tanah, atau jenis cairan lain yang bisa mencegah hama masuk ke dalam kandang.

Pemberian Pakan Jangkrik :

  • Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor) yang dihaluskan dan buah pepaya muda yang diiris tipis-tipis. Pepaya muda ini juga berfungsi sebagai pengganti minum untuk jangkrik.
  • Setelah lewat 10 hari, anakan jangkring bisa diberi pakan fur ayam serta batang pohon pepaya yang dipotong-potong. Batang pohon pepaya ini juga berfungsi sebagai pengganti minum untuk jangkrik.

Baca Artikel Lainnya: