Dalil-dalil dan Wajhu al-Dalalahnya

Dalil-dalil dan Wajhu al-Dalalahnya

Dalil-dalil dan Wajhu al-DalalahnyaDalil-dalil dan Wajhu al-Dalalahnya

Hukum zakat penghasilan berbeda pendapat antar ulama fiqh. Mayoritas ulama madzhab empat mewajibkan zakat penghasilan pada saat menerima kecuali sudah mencapai nisab dan sudah sampai setahun (haul), namun para ulama mutaakhirin seperti Syekh Abdurrahman, Syekh Muhammad Abu Zahra, Syekh Abdul Wahhab Khallaf, Syekh Yusuf Al Qardawi, Syekh Wahbah Az- Zuhaili, menegaskan bahwa zakat penghasilan itu hukumnya wajib. Hal ini mengacu pada pendapat sebagian sahabat (Ibnu Abbas, Ibnu Masud dan Mu’ awiyah), dan sebagian Tabiin (Az-Zuhri, Al-Hasan, Al-Bashri dan Makhul) juga berpendapat Umar bin Abdul Aziz, al-Baqir, al-Shadiq, Al-Nashir, dan Dawud al-Zahiyy.[22]

Adapun dasar hukum syariat tentang zakat profesi adalah berdasarkan keumuman dari firman Allah SWT:

يَأَيُّهَا اْلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا أَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الأَرْضِ

Terjemahannya:

Hai orang-orang yang beriman, (nafkahkanlah di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untyk kamu …” (QS Al Baqarah:267)[23]

Juga firman Allah:

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَ قَةً تُطَهِّرُ هُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ

Terjemahannya:

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka” (QS At-Taubah:103)

Sementara itu kalangan yang menganggap bahwa zakat profesi itu dikeluarkan dengan mensyaratkan haul

Sabda Rasulullah SAW:[24]

لاَزَكاَةَ فِىْ ماَلٍ حَتىَّ يَحُوْلُ عَلَيْهِ الْحَوْلُ

Artinya:

“ Dan tidak ada kewajiban zakat didalam harta sehingga mengalami putaran haul” [HR. Tirmidzi]

Juga dari Ibnu Umar, Rasulullah saw bersabda[25]

من استفد مالا فلا زكاة عليه حتى يحول عليه الحول

Artinya:

“ Barang siapa mendapatkan harta maka tidak wajib atasnya zakat sehingga menjalani putaran haul”. (HR. Tirmizi).

Selanjutnya kalangan yang menganggap bahwa zakat profesi itu tidak ada dalam Islam dan menilainya bid’ah berdasarkan Sabda Rasulullah dalam riwayat Bukhary-Muslim yaitu:[26]

من احد ث فى امرنا هذا ما ليس منه فهو رد

Barang siapa mengerjakan suatu perbuatan yang belum pernah kami perintahkan, maka ia tertolak

Juga dari Jabir RA ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu khutbah Jumatnya:[27]

POS-POS TERBARU

Anda mungkin juga suka...