Faktor-faktor Abiotik Penyebab Kerusakan Hutan

Faktor-faktor Abiotik Penyebab Kerusakan Hutan

Faktor-faktor Abiotik Penyebab Kerusakan Hutan

Kerusakan hutan yang disebabkan oleh faktor abiotik teridiri dari unsur-unsur lingkungan, diantaranya yaitu iklim, tanah, air, dan lain-lain. Faktor abiotik ini dapat mempengaruhi pertumbuhan pohon secara langsung maupun tidak langsung yang dapat mengakibatkan kerusakan hutan maupun membantu perkembangan sistem hutan. Untuk membantu perkembangan sistem hutan tersebut unsur faktor abiotik harus setara dengan kebutuhan pohon. Dan unsur faktor abiotik yang kelebihan dan kekurangan dapat mengakibatkan kerusakan sistem hutan. Untuk lebih  jelasnya dapat diperhatikan penjelasan berikut ini.

Kerusakan Hutan Disebabkan Faktor Fisik

1. Temperatur
Pengaruh temperatur yang tinggi dapat dikurangi dengan menanam pohon lebih rapat yang mendapatkan air yang cukup, menggunakan tanaman penutup tanah, menutupi seresah pada permukaan tanah dan memberukan naungan. Dalam keadaan temperatur tinggi (650 C) tanaman sebaiknya diberikan fungsida karena jaringan-jaringan tanaman sangat peka terhadap parasit. Adapun gejala-gejala terhadap tanaman hutan yang disebabkan oleh temperatur, diantaranya sebagai berikut :
  1. Kematian pada seedling
  2. Mencegah terjadinya regenerasi
  3. Luka-luka pada bagian pohon yang mempunyai jaringan lemah
  4. Terjadi luka pada bagian tanaman muda di dekat permukan tanah
  5. Gugurnya daun sebelum waktunya
  6. Daun-daun tertutup oleh lapisan gula. Hal ini terjadi karena temperatur yang tinggi menyebabkan pohon banyak mengeluarkan cairan dari ujung-ujung daun dan sewaktu air dari cairan menguap maka yang tinggal pada daun adalah lapisan gula, sehingga sering gejalanya disebut sebagai “Sugar exudation”.
Menurut Junal IPB menyatakan bahwa Perubahan suhu yang dapat di toleransi akan menyebabkan tumbuhan mengalami penyimpangan fisiologis yang dapat menyebabkan kematian dan  kerusakan hutan akan terjadi pada saat suhu telah melewati batas maksimum dan minimum.
Kelembapan suatu lingkungan dapat juga mempengaruhi kerusakan hutan. Berdasarkan penelitian Pribadi, dkk (2010) menyatakan bahwa pengaruh antara kelembapan dan temperatur dengan tingkat kerusakan oleh Arthrochista hilaralis) sebesar 18,7% pada kelembapan dan 16,9% pada temperatur.
2. Air
Tekanan air dalam jaringan tumbuhan dapat mempengaruhi pembelahan dan perpanjangan sel. Dalam tanaman tahunan biasanya lebih tahan kekurangan air dibandingkan dengan tanaman musiman. Adapun gejala-gejala terhadap tumbuhan yang disebabkan oleh air, diantaranya :
  1. Kekurangan air, akan cenderung memperlihatkan gejala penyakit tanaman berupa terhambatnya pertumbuhan, perubahan warna daun, daun-daun menjadi kerdil, perkembangan buah sangat lambat, akibatnya tumbuhan layu dan mati.
  2. Kelebihan air, mengakibatkan persediaan oksigen terbatas akan menghasilkan perubahan komposisi mikroflora. Beberapa mikroorganisme ini dapat menghasilkan zat fitotoxik disamping fakulatif saprofit lainnya akan aktif menyerang dan mematikan akar.
3. Gas-gas di Udara
Gas-gas di udara yang sangat mempengaruhi pertumbuhan suatu tumbuhan yaitu, oksigen yang berperan aktif. Pada tumbuhan yang melakukan proses diffusi memerlukan oksigen tidak mampu lagi membantu terjadinya respirasi normal dan akan terjadi reaksi enzim yang tidak normal, salah satu contoh penyakit Black heart pada kentang.
4. Cahaya
Adapun gejala-gejala terhadap tumbuhan yang disebabkan oleh cahaya, yaitu :
  1. Kelebihan cahaya, menyebabkan reaksi photochemical menjadi tidak normal karena tidak aktifnya beberapa enzim dan oksidasi klorofil. Pengaruh tersebut hanya dapat dikatakan apabila oksigen terdapat dalam jumlah yang cukup. Dengan demikian proses foto-oksidasi dapat menyebabkan daun berwarna pucat dan kadang-kadang daun mati.
  2. Kekurangan cahaya, menghambat formasi klorofil dan merangsang photochemical, yang menyebabkan tumbuhan menjadi pucat. Tumbuhan yang kekurangan cahaya, ciri-cirinya mempunyai batang yang panjang, pertumbuhan daun sangat kecil, daun berwarna hijau kekuning-kuningan dan sangat peka terhadap serangan perusak.

Sumber: https://infotoyotabandung.co.id/huawei-luncurkan-nova-2i-ponsel-pintar-dengan-empat-kamera/

Anda mungkin juga suka...