Hubungan Sistem Urinaria dengan Gigi dan Mulut

Hubungan Sistem Urinaria dengan Gigi dan Mulut

            Fokal infeksi adalah terjadinya infeksi di dalam tubuh dengan tempat masuk bakteri  yang jauh dare tempat terjadinya infeksi. Infeksi pada gusi dapat menyebar ke jaringan tubuh lain salah satunya ginjal. Penyebab utama infeksi pada gusi serta jaringan pendukung gigi lainnya adalah mikroorganisme yang berkumpul di permukaan gigi (plak bakteri). Plak bakteri yang telah lama melekat pada gigi dan jaringan gusi dapat mengalami kalsifikasi (mengeras) sehingga menjadi kalkulus (karang gigi) yang biasanya tertutup lapisan lunak bakteri. Bila sudah mengalami
kalsifikasi (karang gigi) maka pembersihan nya sudah tidak dapat menggunakan
sikat gigi tetapi harus  melalui pembersihan mekanis oleh dokter gigi (Syaifudin,2006).

            Bakteri pathogen (perusak) yang melekat ke permukaan gigi di sekitar gusi untuk jangka waktu yang cukup lama ,membuat jaringan gusi terpapar produk toksin (racun) bakteri tersebut. Saat jaringan gusi terpapar toksin (racun) bakteri maka tubuh membaca hal tersebut sebagai antigen yang merangsang antibodi dalam tubuh kita untuk membentuk kompleks antigen-antibodi. Dalam keadaan normal kompleks antigen antibodi tersebut dimusnahkan dan selanjutnya hilang dari sirkulasi darah. Namun, pada keadaan tertentu adanya kompleks imun dalam sirkulasi dapat mengakibatkan berbagai kelainan dalam organ tubuh yang disebut penyakit kompleks imun (Syaifudin,2006).

 

            Penyakit kompleks imun ini disebabkan oleh endapan kompleks imun pada organ spesifik salah satunya ginjal. Kompleks imun ini dapat mengendap pada kapiler glomerulus pada ginjal yang dapat menyebabkan kerusakan pada glomerulus ginjal (glomerulonefritis). Untuk mencegah terjadinya fokal infeksi tersebut maka kita harus memperhatikan kebersihan rongga mulut kita sehingga tidak menyebabkan penyebaran infeksi ke jaringan tubuh yang lain (Syaifudin,2006).

 

Sumber :

https://businessnews.id/skyhill-apk/

Anda mungkin juga suka...