Kebijakan dalam perekonomian terbuka besar

Kebijakan dalam perekonomian terbuka besar

Gambar 5.19:

Equilibrum dalam perekonomian terbuka besar. Pada bagian (a) menunjukkan bahwa pasar untuk dana pinjaman menentukan tingkat bunga equlibrum. Dan pada bagian (b) menunjukkan bahwa tingkat bunga menentukan arus modal keluar neto,yang sebaliknya menentukan penawaran dolar yang akan ditukar menjadi mata asing. Bagian (c) menunjukkan bahwa kurs riil menyesuaikan diri untuk menyeimbangkan penawaran dollar ini dengan permintaannya yang berasal dari ekspor neto

Kebijakan fiscal dalam negeri Penurunan tabungan nasional dalam perekonomian terbuka besar. Bagian (a) menunjukkan bahwa penurunan tabungan nasional mengurangi penawaran dana pinjaman. Tingkat bung equlibrum naik. Bagian (b) menunjukkan bahwa tingkat bunga yang lebih tinggi mengurangi arus modal keluar neto. Bagian (c) menunjukkan bahwa berkurangnya tingkat arus modal keluar neto berarti berkurangnya penawaran dollar pasar valuta asing. Berkurangnya penawaran dollar menyebabkan kurs riil mengalami apresiasi dan ekspor neto turun.

Gambar 5.20

Pergeseran dalam permintaan investasi Kenaikan permintaan investasi pada perekonomian terbuka besar. Bagian (a) memperlihatkan bahwa kenaikan permintaan investasi meningkatkan tingkat bunga. Bagian (b) memperlihatkan bahwa tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan arus modal keluar neto. Bagian (c) memperlihatkan bahwa arus modal keluar neto yang lebih rendah mendorong kurs riil terapresiasi dan ekspor neto turun. Digambarkan pada gambar 5.21

Kebijakan perdagangan Seperti pada gambar 5.22 menunjukkan dampak dari hambatan perdagangan,seperti kuota impor. Menurunnya permintaaan terhadap impor menggeser kurva ekspor-neto ke kanan. Karena tidak ada yang berubah dipasar untuk dana pinjaman, maka tingkat bunga tetap sama, yang pada gilirannya menunjukkan bahwa arus modal keluar neto tetap sama.

          Gambar 5.21

Pergeseran dalam arus modal keluar neto Hambatan impor dalam perekonomian terbuka besar. Hambatan impor menigkatkan permintaan terhadap ekspor neto, seperti di tunjukkan dalam bagian (c). kurs riil berapreasi, sedangkan neraca perdagangan equilibrum tetap sama. Tidak ada perubahan di pasar untuk dana pinjaman pada bagian (a) atau untuk arus modal keluar neto pada bagian (b).

baca juga ;

Anda mungkin juga suka...