KEMAJUAN PADA MASA BANI UMAYAH

KEMAJUAN PADA MASA BANI UMAYAH

KEMAJUAN PADA MASA BANI UMAYAH

KEMAJUAN PADA MASA BANI UMAYAH
KEMAJUAN PADA MASA BANI UMAYAH

A. Sistem Politik dan Perluasan Wilayah

Memasuki masa kekuasaan Muawwiyah yang menjadi awal kekuasaan Bani Umayyah, Pemrintahan yang bersifat demokratis berubah menjadi monarchiheridetis ( kerajaan turun menurun ). Suksesi kepimimpinan secara turun temurun dimulai ketika Muawiyyah mewajibkan seluruh Rakyatnya untuk menyatakan setia terhadap anaknya, Yasid. Muawiyyah tetap menggunakan istilah Khalifah, namun dia memberikan interprestasi baru dari kata-kata untuk mengagungkan jabatan tersebut. Dia menyebut “Khalifah Allah” dalam pengertian “Penguasa” yang diangkat oleh Allah.

Pada masa pemerintahannya terjadi penaklukan yang demikian luas, penaklukan ini dimulai dari Afrika utara menuju wilayah barat daya, benua Eropa yaitu pada tahun 711M. Setelah Al Jazair dan Maroko dapat ditaklukkan, Tariq Bin Ziyad pemimpin pasukan Islam dengan pasukannya menyebrangi selat yang memisahkan antara Maroko dengan Benua Eropa dan mendarat disuatu tempat yang sekarang dikenal nama Bibraltar (Jabal Tariq). Tentara Spanyol dapat dikalahkan, dengan demikian Spanyol menjadi sasaran ekspansi.

Meskipun keberhasilan banyak di capai dinasti ini, namun tidak berarti bahwa politik dalam negri dapat di anggap stabil. Muawiyah tidak mentaati isi perjanjiannya dengan Hasan Ibn ali ketika dia naik tahta, yang menyebutkan bahwa persoalan penggantian pemimpin setelah Muawiyah diserahkan kepada pemilihan umat Islam. Deklarasi pengangkatan yasid sebagai putra Mahkota menyebabkan munculnya gerakan-gerakan oposisi dikalangan rakyat mengakibatkan tarjadinya perang saudara beberapa kali dan berkelanjutan.

Dengan keberhasilan ekspansi ke beberapa daerah, baik ditimur maupun barat. Wilayah kekuasaan islam masa Bani Umayyah ini betul-betul sangat luas. Daerah-daerah itu meliputi Spanyol, Afrika utara, Syiria, Palestina, Jazirah Arab, Irak, sebagian Asia kecil, Persia, Afganistan, daerah yang sekarang disebut Pakistan Purkmenia, Ulbek, dan Kilgis di Asia Tengah.

Khususnya dibidang Tashri, kemajuan yang diperoleh sedikit sekali, sebab kurangnya dukungan serta bantuan pemerintah (kerajaan) waktu itu. Baru setelah masa khalifah Umar Bin Abd Al-Aziz kemajuan dibidang Tashri mulai meningkat, beliau berusaha mempertahankan perkembangan hadits yang hampir mengecewakan, karena para penghafal hadits sudah meninggal sehingga Umar Bin Abd Al-Aziz berusaha untuk membukukan Hadits.

Meskipun keberhasilan banyak dicapai dinasti ini, namun tidak berarti bahwa politik dalam negeri dapat dianggap stabil. Muawiyah tidak mentaati isi perjanjiannya dengan Hasan Ibn Ali ketika dia naik tahta yang menyebutkan bahwa persoalan pergantian pemimpin setelah Muawiyah diserahkan kepada pemilihan umat islam. Deklarasi pengangkatan anaknya Yazid sebagai putra mahkota menyebabkan munculnya gerakan-gerakan oposisi dikalangan rakyat yang mengakibatkan terjadinya perang saudara beberapa kali dan berkelanjutan.

B. Sistem Ekonomi

Bidang-bidang ekonomi yang terdapat pada jaman Bani Umayyah terbukti berjaya membawa kemajuan kepada rakyatnya yaitu:
· Dalam bidang pertanian Umayyah telah memberi tumpuan terhadap pembangunan sector pertanian, beliau telah memperkenalkan system pengairan bagi tujuan meningkatkan hasil pertanian.
· Dalam bidang industri pembuatan khususnya kraftangan telah menjadi nadi pertumbuhan ekonomi bagi Umayyah.

C. Sistem Peradilan dan Pengembangan Peradaban

Bani Umayah membuat sebuah organisasi keuangan, yang bertugas untuk :
· Gaji pegawai dan tentara serta gaya tata usaha Negara
· Pembangunan pertanian, termasuk irigasi
· Biaya orang-orang hukuman dan tawanan perang
· Perlengkapan perang.

Daulah ini membentuk lembaga kehakiman.Lembaga kehakiman ini dikepalai oleh seorang ketua Hakim (Qathil Qudhah).Seorang hakim (Qadli) memutuskan perkara dengan ijtihadnya. Para hakim menggali hukum berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Disamping itu kehakiman ini belum terpengaruh atau dipengaruhi politik, sehingga para hakim dengan kekuasaan penuh berhak memutuskan suatu perkara tanpa mendapat tekanan atau pengaruh suatu golongan politik tertentu.
Pada masa Umayyah, (Khalifah Abd Al-Malik) juga berhasil melakukan pembenahan-pembenahan administrasi pemerintahan dan memberlakukan bahasa arab sebagai bahasa resmi administrasi pemerintahan Islam.

D. Sistem Militer

Salah satu kemajuan yang paling menonjol pada masa pemerintahan dinasti Bani Umayyah adalah kemajuan dalam system militer. Selama peperangan melawan kakuatan musuh, pasukan arab banyak mengambil pelajaran dari cara-cara teknik bertempur kemudian mereka memadukannya dengan system dan teknik pertahanan yang selama itu mereka miliki, dengan perpaduan system pertahanan ini akhirnya kekuatan pertahanan dan militer Dinasti Bani Umayyah mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat baik dengan kemajuan-kemajuan dalam system ini akhirnya para penguasa dinasti Bani Umayyah mampu melebarkan sayap kekuasaannya hingga ke Eropa.
Secara garis besar formasi kekuatan tentara Bani Umayyah terdiri dari pasukan berkuda, pasukan pejalan kaki dan angkatan laut.

Baca Juga: 

Anda mungkin juga suka...