Pembagian Hukum Benda

Pembagian Hukum Benda

Hukum benda diatur dalam buku BW (Burgerlijk Wetboek) II KUH Perdata. Jumlah pasal yang mengatur tentang hukum benda sebanyak 733 pasal. Dimulai dari pasal 499 KUH perdata sampai dengan pasal 1232 KUH Perdata dan terdiri atas 21 bab. Masing-masing bab dibagi dalam beberapa bagian. Hal-hal yang diatur dalam hukum benda antara lain:

  1. kebendaan dan cara membeda-bedakannya (pasal 499 KUH perdata- pasal 528 KUH perdata). Hal- hal yang diatur meliputi: (1) kebendaan pada umumnya, (2) cara membedabedakan kebendaan ,(3) benda tidak bergerak,(4) benda bergerak,dan(5) benda dalam hubungannya dengan mereka yang menguasinya.
  2. Bezit (Pasal 529 KUH Perdata sampai Pasal 568 KUH Perdata). Hal-hal yang diatur dalam ketentuan ini meliputi: (1) sifat bezit dan barang yang dapat dikuasai dengan bezit, (2) cara memperoleh bezit, dipertahankan dan berakhirnya bezit, (3) hak-hak yang timbul karena bezit.
  3. Hak Milik (Pasal 570 KUH Perdata sampai dengan Pasal 624 KUH Perdata). Hal-hal yang diatur dalam hak milik meliputi: (1) ketentuan umum, (2) cara memperoleh hak milik.
  4. Hak dan Kewajiban antara pemilik dan tetangga (Pasal 625 KUH Perdata sampai Pasal 672 KUH Perdata).
  5. Kerja Rodi (Pasal 673 KUH Perdata). Ketentuan tentang kerja rodi sudah tidak berlaku lagi saat ini karena kerja rodi ini bertentangan dengan hak-hak asasi manusia dan kewajiban asasi.
  6. Pengabdian Pekarangan (Pasal 674 KUH Perdata sampai Pasal 710 KUH Perdata). Hal-hal yang diatur dalam pasal ini meliputi: (1) sifat dan jenis pengabdian pekarangan, (2) pengabdian pekarangan dilahirkan, (3) pengabdian pekarangan berakhir.
  7. Hak Numpang Karang (Pasal 711 KUH Perdata sampai 719 KUH Perdata).
  8. Hak Usaha (erfpacht) (Pasal 720 KUH Perdata sampai dengan Pasal 736 KUH Perdata).
  9. Bunga Tanah dan Hasil Sepersepuluh (Pasal 737 KUH Perdata sampai Pasal 755 KUH Perdata).[4]

sumber :

Anda mungkin juga suka...