Pengertian Ahlussunnah Waljamaah

Pengertian Ahlussunnah Waljamaah

Pengertian Ahlussunnah Waljamaah

Pengertian Ahlussunnah Waljamaah

Dalam istilah masyarakat Indonesia, aswaja adalah singkatan dari ahlussunnah waljamaah. Menurut bahasa (etimologi), ada tiga kata yang membentuk istilah tersebut :

  1. Ahl, berarti keluarga, golongan atau pengikut
  2. Al-Sunnah, segala sesuatu yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. maksudnya, semua yang datang dari nabi SAW, berupa perbuatan, ucapan dan pengakuan Nabi SAW, (Fath al-Bari, juz XII, hal. 245)
  3. Al-Jamaah, yakni apa yang telah disepakati oleh para sahabt rasulullah SAW pada masa khulafaur Rasyidin (khalifah Abu Bakr, Umar bin Al-Khatab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib)

Sedangkan menurut istilah (terminologi), Ahlussunnah Waljamaah berasal dari hadits-hadits Nabi SAW yang antara lain

وَالّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِه لَتَفْتَرِقُ اُمَّتِى عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً فَوَاحِدَةٌ فِى الْجَنَّةِ وَثِنْتَانِ وَسَبْعُوْنَ فِى النَّارِقِيْلَ : مَنْ هُمْ يَارَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ : اَهْلُ السُنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ )رواه الطبرانى(

Artinya : “demi Tuhan yang memegang jiwa Muhammad ditangan-Nya akan terpecah-pecah ummatku sebanyak 73 firqah : “Yang satu masuk surga dan yang lainnya masuk neraka”. Bertanya para sahabat: “Siapakah firqah (yang tidak masuk neraka) itu ya Rasulallah?” Nabi menjawab : “Ahlussunnah Waljamaah” (hadits ini diriwayatkan oleh Imam Thabrani)

اِنَّ بَنِى اِسْرَائِيْلَ تَفَرَّقَتْ عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً وَتَفْتَرِقُ اُمَّتِى عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً كُلُّهُمْ فِى النَّارِ اِلَّامِلَّةً وَاحِدَةً قَالُوْا وَمَنْ هِيَ يَارَسُوْلَ الله قَلَ : مَااَنَا عَلَيْهِ وَاَصْحَابِى )رواه الترمذي(

Artinya : “bahwasanya Bani Israil telah berfirqah. Firqah sebanyak 72 millah (firqah) dan akan berfirqah ummatku sebanyak 73 firqah. Semuanya masuk neraka kecuali satu, sahabat-sahabat yang mendengar ucapan ini bertanya : “Siapakah yang satu itu ya Rasulallah ?” Nabi menjawab : “Yang satu itu ialah orang yang berpegang (beri’tiqad) senbagai peganganku (istiqadku) dan pegangan sahabat-sahabatku” (hadits ini diriwayatkan oleh Imam Turmudzi)

menurut istilah (terminologi) ialah kaum atau orang-orang yang menganut ajaran Islam yang murni sebagaimana yang diajarkan dan diamalkan oleh Rosulullah SAW, sahabat-sahabatnya.

1.2.   Rumusan Masalah

1.2.1.      Apa pemahaman Ahlussunnah Waljamaah ?

1.2.2.      Bagaimana pembentukan paham Ahlussunnah Waljamaah ?

1.2.3.      Bagaimana metode pemikiran Ahlussunnah Waljamaah ?

1.2.4.      Apa karakter kaum Ahlussunnah Waljamaaah ?

1.2.5.      Bagaimana pemikiran Ahlussunnah Waljamaah dalam berbagai bidang ?

1.3.   Tujuan Penulisan

1.3.1.      Mengetahui pemahaman dan karakter Ahlussunnah Waljamaah

1.3.2.      Memahamai pembentukan paham, metode pemikiran dan pemikiran Ahlussunnah Waljamaah dalam berbagai bidang

1.4.   Manfaat Penulisan

1.4.1.      Membuat masyarakat memahami ajaran Islam yang berhaluan Ahlussunnah Waljamaaah

1.4.2.      Masyarakat dapat mengetahui paham-paham Ahlussunnah Waljamaah

 

submer :

https://gensei.co.id/2020/04/vikings-apk/

 

Anda mungkin juga suka...