Pengertian Sujud Sahwi

Pengertian Sujud Sahwi

Pengertian Sujud Sahwi

Pengertian Sujud Sahwi
Pengertian Sujud Sahwi

Sujud sahwi adalah sujud dua kali sesudah tasyahud akhir sebelum mengucapkan salam.

Sebab-sebab sujud sahwi:

  1. dikarenakan meninggalkan sebagaian dari ab’adnya shalat,
  2. melkukan sesuatu karena lupa, andaikan disengaja sudah tentu membatalkan shalat, misalnya: berbicara hanya sedikit dan pula disebabkan lupa,
  3. ragu-ragu dalam hal raka’atnya,
  4. tanpa disengaja orang itu memindahkan ”rukun qauli (ucapan)” walaupun bukan pada tempatnya, tetapi tidak membatalkan shalatnya, misalkan: mengulangi membaca fatihah dalam ruku’, sujud dan duduk.

Haiat Sholat

Sunnah-sunnah hai’ad shalat itu banyak sekali, antara lain:

  1. mengankat kedua tangan sejajar dengan kedua bahu ketika mengucapkan takbirotul ihram, ketika ruku’, ketika bangun dari ruku’ dan ketika berdiri dari tasyahud awal,
  2. mendekapkan tangan kanan diatas punggung tangan kiri dibawah dada,
  3. membaca doa iftitah,
  4. membaca ta’awwudz sebelum al-fatihah dan membaca ta’min (Amin) sesudah al-fatihah,
  5. membaca surat sesudah al-fatihah untuk selain makmum yang dapat mendengar apa yang dibaca oleh imamnya,
  6. mengeraskan bacaan al-fatihah dan surat pada tempatnya dan memperlahankan pada tempatnya,
  7. mengucapkan takbir diwaktu turun dan naik,
  8. membaca tasbih dalam ruku’ dan sujud,
  9. mengucapkan: ”sami’Allahu liman hamidah robbana lakal hamdu…..dst” diwaktu i’tidal.
  10. mengankat kedua tangan ketika membaca doa qunut,
  11. duduk iftirosy dalam semua duduk,
  12. duduk tawarrruk dalam duduk yang akhir,
  13. meletakkan kedua telapak tangan diatas kedua paha dalam tasyahud; yang kiri ditelengkupkan, yang kanan digenggam kecuali jari telunjuk,
  14. mengucapkan salam yang kedua.

Perbedaan Antara Perempuan Dengan Lelaki Dalam Sholat

Perbedaan orang perempuan dengan lelaki dalam 4 hal: Bagi Orang lelaki: supaya menjauhkan kedua sikunya dan merenggangkan perutnya dari kedua paha pada saatnya bersujut, mengeraskan suaranya pada tempat yang semestinya dikeraskan, dan bila ada sesuatu hal supaya membaca ”SUBHANAALLAH”.

Bagi orang perempuan: merapatkan sebagian anggota dengan anggota yang lain, menahan suaranya dalam bersholat jika disampingnya ada lelaki yang bukan mahramnya (ajnabi), apabila ada sesuatu hal supaya bertepuk tanggan.

Membatalkan Dan Memakruhkan Sholat

Sholat itu menjadi batal dikarenakan :

  1. Hadats.
  2. Kejatuhan benda najis kalau tidak segera dibuang.
  3. Terbuka auratnya kalu tidak segera ditutup.
  4. Mengerjakan hal-hal yang membatalkan orang berpuasa, sedang mengerjakannya itu dengan sengaja.
  5. Banyak makan sekalipun karena lupa.
  6. Tiga kali berturut-turut melakukan gerakan, sekalipun lupa.
  7. Memukul dengan keras.
  8. Melompat dengan lompatan yang kurang patut.
  9. Menambah sesuatu fi’li (pekerjaan yang masuk bilangan rukun dengan kesengajaan) misalkan : ruku’, i’tidal, sujud dan lain-lainnya.
  10. Tertawa dengan keras.
  11. Merubah niat.
  12. Meninggalkan salah satu rukun dan syaratnya sholat.

Makruhnya Dalam Sholat

Hal-hal yang memakruhkan sholat ada banyak, antara lain:

  1. Menolehkan wajah, kecuali kalau ada keperluan.
  2. Menengok ke atas, menengadah.
  3. Berdiri dengan satu kaki atau memajukan kaki yang satu melebihi yang lain atau merapatkan kedua kakinya.
  4. Meludah.
  5. Beringus.
  6. Mengeraskan suara bacaan fathihah atau surat memperlahankan di tempat yang bukan semestinya.
  7. Melakukan sholat di kuburan.
  8. Menahan kencing, berak dan kentut.
  9. Membuka kepala (tanpa memakai tutup kepala).
  10. Berdekatan dengan hidangan makanan yang sangat diinginkan.
  11. Menyilangkan jari tangan kanan yang satu dengan jari tangan yang lain, merenggangkan jari tangan lebar-lebar atau menekan / membengkokkan jari agar bersuara.

Demikin uraian ini kami sampaikan terimakasih

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-tawasul-ringkas-dan-lengkap-hadhorot/