Peserta PPDB 2019 Tetap Bisa Memperkirakan Kelulusan Meski Proses Seleksi Tidak “Real Time”

Peserta PPDB 2019 Tetap Bisa Memperkirakan Kelulusan Meski Proses Seleksi Tidak Real Time

Peserta PPDB 2019 Tetap Bisa Memperkirakan Kelulusan Meski Proses Seleksi Tidak “Real Time”

Peserta PPDB 2019 Tetap Bisa Memperkirakan Kelulusan Meski Proses Seleksi Tidak Real Time
Peserta PPDB 2019 Tetap Bisa Memperkirakan Kelulusan Meski Proses Seleksi Tidak Real Time

Tim Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 Jawa Barat,

Dian Peniasiani menjelaskan, meski tak menggunakan sistem real time dalam proses seleksi, namun calon peserta didik baru dan orang tua siswa dapat melihat langsung seluruh data pendaftar melalui situs resmi PPDB 2019,

“Dengan melihat data para pendaftar, calon peserta didik tentu bisa melakukan perbandingan dan perkiraan mengenai kelulusannya,” ucap Dian dalam Rapat Persiapan PPDB di Aula Dewi Sartika Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (10/6/2019).

Sehingga, lanjut Dian, meskipun proses seleksi tidak dibuat real time seperti tahun lalu

, namun calon peserta didik dan orang tua tetap bisa mengetahui informasi proses seleksi. “Kebijakan tersebut adalah amanat dari Gubernur yang menginginkan para siswa dan orang tua di Jabar tidak khawatir atau gusar saat menunggu hasil seleksi PPDB,” ujarnya.

Mengenai proses seleksi, tambah Dian, melalui situs resmi PPDB, siswa dapat melihat jumlah kuota penerimaan siswa di tiap satuan pendidikan sehingga memudahkan untuk memperkirakan persentase kelulusan di masing-masing jalur. “Misalnya, sekolah A menerima sekian murid maka kita bisa memperkirakan berapa jumlah siswa yang diterima di setiap jalurnya sesuai persentase yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis,” tuturnya.

Dian menjelaskan, tidak seperti tahun lalu, PPDB 2019 dilaksanakan melalui satu pintu

dan sekali pendaftaran mencangkup tiga jalur masuk, yakni zonasi 90%, prestasi 5%, dan perpindahan 5%. “Bagi mereka yang misalnya tidak diterima di pilihan pertama, otomatis akan dialihkan dan melalui proses seleksi kembali di sekolah pilihan kedua ataupun tiga,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika menegaskan, sekolah negeri di Jawa Barat hanya mampu menampung 34% lulusan sekolah menengah pertama (SMP)/sederajat sehingga 66% lainnya akan dialihkan ke sekolah swasta.

“Jika sekolah negeri sudah memenuhi kuota maka akan dialihkan ke swasta. Kita yakin, banyak sekolah swasta yang memiliki kualitas bagus di Jabar,” ungkapnya.

Kadisdik berharap, pelaksanaan PPDB 2019 dapat berjalan lancar sesuai skema yang telah direncanakan. “Kita harus buat langkah antisipasi agar evaluasi PPDB tahun kemarin bisa diterapkan dengan benar,” pungkasnya.***

 

Baca Juga :