Sejarah Asal Usul Adanya Teh

Sejarah Asal Usul Adanya Teh

Sejarah Asal Usul Adanya Teh

Sejarah Asal Usul Adanya Teh
Sejarah Asal Usul Adanya Teh

Sobat, pagi hari yang sejuk akan lebih terasa nikmat jika ditemani dengan secangkir teh hangat. Terlebih jika ditemani cemilan lain seperti roti dan makan ringan penghangat perut disaat pagi. Saat panas pun, teh kembali bisa dinikmati dengan tambahan es batu. Dalam kondisi apapun, minuman yang satu ini memang menjadi sahabat baik pencair suasana.

Lu Yu

Untuk pertama kalinya pada tahun 780 Masehi seorang cendekiawan bernama Lu Yu mengumpulkan dan membukukan temuan – temuan akan manfaat dan kegunaan teh kedalam sebuah literatur mengenai teh, yaitu Ch’a Cing atau The Classic of Tea.

Buku tersebut menggambarkan “Teh merupakan minuman yang membuat kita lebih bersemangat bila meminumnya, menentramkan hati, membuka pikiran dan mencegah rasa kantuk, membuat badan terasa ringan dan segar serta meningkatkan kemampuan berpikir.

Dinasti Ming

Pada masa Dinasti Ming (1368 – 1644), bangsa Cina mulai menyeduh teh dengan air mendidih. Dengan sedikit adaptasi, tempat penuang anggur tradisional dari Cina yang menggunakan penutup menjadi teko teh yang sempurna.

Huruf Cha

Teh dengan segala variasinya di dunia dalam pengejaan dan pengucapan berasal dari sumber tunggal. “Te” berarti teh dalam bahasa Cina Amoy. Bahasa Cina nasional dari kata teh yaitu “cha”, sedangkan dalam Bahasa Inggris teh disebut dengan “tea”.

Lalu bagaimana penyebaran teh di dunia sehingga sampai ke Indonesia?

Jalur Sutera

Selama masa pemerintahan Dinasti Han, Tang, Soon dan Yuan, komoditas Teh diperkenalkan ke dunia luar ( dari Cina ) melalui pertukaran kebudayaan menyeberangi Asia Tengah menyelusuri benua Eropa sambil memperdagangkan kain sutera (disebut Jalur Sutera).

East India Company

East India Company atau Perusahaan Hindia Timur Britania yang didirikan oleh Ratu Elizabeth I pada 31 Desember 1600 yang bertujuan untuk memonopoli perdagangan di Hindia Timur. Pada tahun 1669, East India Company mendapatkan lisensi dengan mendatangkan teh dari Cina ke Inggris menggunakan kapal Elizabeth I. Monopoli perdagangan teh dikuasainya sampai dengan tahun 1833.

Boston Tea Party

East India Company pada tahun 1773 boleh berdagang Teh langsung dari Cina ke Amerika dengan memotong jalur perdagangan dan perpajakan yang merugikan eksportir Eropa dan importir Amerika. Sehingga mengakibatkan marahnya penduduk Boston, dengan cara membuang seluruh peti yang berisi komoditas Teh kedalam laut dikenal sebagai BOSTON TEA PARTY yang berakibat pula tercetusnya revolusi Bangsa Amerika terhadap penjajahan bangsa Inggris.

Tanaman teh pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1684, berupa biji teh dari Jepang yang dibawa oleh seorang Jerman bernama Andreas Cleyer, dan ditanam sebagai tanaman hias di Jakarta.

Pada tahun 1694, seorang pendeta bernama F. Valentijn melaporkan melihat perdu teh muda berasal dari Cina tumbuh di Taman Istana Gubernur Jenderal Champuys di Jakarta. Pada tahun 1826 tanaman teh berhasil ditanam melengkapi Kebun Raya Bogor, dan pada tahun 1827 di Kebun Percobaan Cisurupan, Garut, Jawa Barat.

Berhasilnya penanaman percobaan skala besar di Wanayasa (Purwakarta) dan di Raung (Banyuwangi) membuka jalan bagi Jacobus Isidorus Loudewijk Levian Jacobson, seorang ahli teh, menaruh landasan bagi usaha perkebunan teh di Jawa.

Pada tahun 1828 masa pemerintahan Gubernur Van Den Bosh, Teh menjadi salah satu tanaman yang harus ditanam rakyat melalui politik Tanam Paksa ( Culture Stelsel ).

Nah Sobat, demikian tadi sejarah dan legenda-legenda yang melekat pada penemuan teh didunia. Semoga informasi ini menambah wawasan kamu tentang informasi unik untuk hal-hal yang biasa ada disekeliling kita, namun jarang kita ketahui bagaimana sejarahnya.

Baca juga artikel: