Shalat ‘Ied (Idul Fitri dan Idul Adha)

Shalat ‘Ied (Idul Fitri dan Idul Adha)

Shalat ‘Ied (Idul Fitri dan Idul Adha)

Tata Cara Shalat ‘Ied (Idul Fitri dan Idul Adha): Dalam agama islam terdapat dua hari raya yang selalu ditunggu-tunggu, soalnya merupakan hari kemenangan dalam agama islam. Terdapat banyak hikmah dan pelajaran yang kita ambil dari momen dua hari raya ini. Mari kita secara bersama-sama membahas mengenai shalat dua hari raya ini.

Pengertian Sholat ‘Ied

Hari raya adalah hari kemenangan umat islam, dimana pada hari itu Allah SWT membuka pintu maghfirah (pintu pengampunan) bagi semua hamba-hambanya. Maka pada hari raya itu dianjaurkan semua umat islam saling bermaaf-maafan, bersilaturahmi dengan semua kerabat kita, anak bermaaf-maafan dengan kedua orang tuanya, guru dengan muridnya, masyarakat dengan tokohnya, maka akan terlihat indahnya islam dimuka bumi ini.

Hari raya umat islam ada dua yaitu hari raya idul fitri dan hari raya idul adha. Hari raya idul fitri adalah hari raya yang jatuh tepatnya pada tanggal 1 syawal, dimana sebelum tanggal 1 syawal tersebut semua umat islam diharuskan untuk membayar zakat fitrah maka hari raya tersebut sering juga dikenal dengan hari raya fitrah. Sedangkan hari raya idul adha adalah hari raya yang jatuh tepatnya pada tanggal 10 dzulhijah – 13 dzulhijjah, dimana pada hari raya itu umat islam sedang melakukan ibadah haji yang mampu melaksanakannya. Dan untuk kaum muslim yang tidak mampu melaksanakan ibadah haji, maka disunatkan untuk melaksanakan idul adha dengan cara menyembelih hewan qurban. Maka dengan kejadian seperti itu, idul adha sering dikenal juga dengan hari raya haji.

Jadi pada dua hari raya itu, semua umat islam disunahkan untuk melaksanakan shalat sunat ‘ied. Waktu shalat ‘ied dimulai dari terbit matahari sampai tergelincirnya (sebelum waktu shalat dzuhur).

Hal-hal yang sunat dilakukan pada hari raya ‘ied

1. Mandi dengan niat adus, terus berpakaian yang sebaik-baiknya dan memakai wangi-wangian.
2. Disunatkan makan sebelum berangkat hari raya idul fitri, sedangkan pada hari raya idul adha tidak disunatkan untuk makan dulu sebelum berangkat shalat.
3. Jalan yang dilewati pada pergi berlainan dengan pulangnya.
4. Shalat ‘ied dilakukan berjamah
5. Takbir 7 kali pada rakaat yang pertama, setelah membaca do’a iftitah, dan 5 kali pada raka’at kedua sebelum membaca surat Al-Fatihah (tidak termasuk takbir yang dilakukan karena berdiri dari sujud).
6. Mengangkat kedua belah tangan setinggi bahu pada setiap takbir.
7. Membaca tasbih sebelum takbir yang 7 kali dan 5 kali.
8. Pada raka’at pertama sesudah Al-Fatihah disunatkan membaca surat Qaaf atau Al-A’laa dan pada raka’at kedua disunatkan membaca Al-Qamar dan Al-Ghassiyah.
9. Imam disunatkan menyaringkan bacaannya sedangkan makmum tidak.
10. Setelah shalat ‘ied dilakukan dilaksanakan khutbah seperti khutbah jum’at.

Baca Juga:

Anda mungkin juga suka...