Tugas 2 Mengonversi Teks “Menunggu Godot”

Tugas 2 Mengonversi Teks “Menunggu Godot”

Tugas 2 Mengonversi Teks “Menunggu Godot”

Tugas 2 Mengonversi Teks “Menunggu Godot”

(1) Bacalah penggalan dialog drama “Menunggu Godot” di bawah ini.

ADEGAN I

Sebuah jalan desa. Sebatang pohon. Petang hari Estragon duduk di sebuah gundukan, sedang mencoba melepaskan sepatu bootnya. Dia menarik kedua tangannya, lalu terengah-engah. Dia menyerah, Nampak sangat lelah, istirahat dan mencobanya lagi seperti sebelumnya. Masuk Vladimir.

Estragon (menyerah lagi)

 Sia-sia!

 Vladimir (Maju dengan langkah pendek, berjalan kaki, kedua kakinya melangkah lebar) Aku mulai setuju dengan pendapat itu. sepanjang hidup aku mencoba menjauhkannya dariku dengan berkata; Vladimir cobalah berpikir, kau bahkan belum mencoba semuanya. Dan aku terus berjuang. (Dia termenung, memikirkan perjuangannya. Lalu berpaling pada Estragon). Jadi kau di sini lagi.

 Estragon Memang

Vladimir Aku senang melihatmu lagi. Aku kira kau telah pergi untuk selamanya.

 Estragon Aku juga.

Vladimir Bersama lagi, akhirnya! Kita harus merayakannya. Tapi bagaimana caranya? (dia berpikir) Bangunlah dan aku akan memelukmu.

Estragon (dengan marah) Jangan sekarang. Jangan sekarang.

 Vladimir (terluka, dengan dingin) Bolehkah hamba tahu di manakah tuan puteri menghabiskan malamnya?

Estragon Di selokan.

Vladimir  (Dengan kagum) Selokan? Di mana?

Estragon (tanpa isyarat) Di sana.

Vladimir Dan mereka tidak memukulmu?

Estragon Memukulku? Tentu saja mereka memukulku.

Vladimir Gerombolan yang sama?

 Estragon Sama? Aku tidak tahu.

Vladimir  Jika aku memikirkan hal itu… selama ini… apa jadinya kamu tanpa aku…. (dengan tegas) pada saat itu, kau tidak lain hanya seoonggok tulang. Aku yakin akan hal itu.

Estragon Lantas?

 Vladimir (dengan muram) Itu keterlaluan untuk seorang manusia (Pause. Dengan ceria) tapi sebaliknya, apa untungnya saat ini putus asa, itu yang aku katakan. Kita seharusnya memikirkan hal itu jutaan tahun yang lalu. Pada abad ke-19.

Estragon Ah, hentikan ocehanmu dan bantu aku menyingkirkan barang rongsokan ini.

 Vladimir Pada awalnya, saling bergandengan di puncak menara Eiffel. Kita sangat cantik pada saat-saat itu. Akan tetapi, sekarang sudah terlambat. Mereka bahkan tak akan pernah membiarkan kita naik lagi. (Estragon membuka sepatunya) Apa yang akan kau lakukan?

Estragon Mencopot sepatu bootku. Apa kau tidak pernah melakukannya?

Vladimir Sepatu harus dilepas setiap hari. Aku telah mengatakan hal itu padamu. Kenapa kau tidak mencoba mendengarku?

 Estragon (dengan lemah) Bantu aku!

 Vladimir Sakitkah?

 Estragon Sakit! Dia ingin tahu apakah ini menyakitkan?

Vladimir (dengan marah) Tak ada orang yang menderita selain kau, aku tidak termasuk. Aku ingin dengar apa yang akan kau katakan jika tahu apa yang aku alami.

Estragon Sakitkah?

 Vladimir Sakit! Dia ingin tahu apakah itu menyakitkan!

Estragon (menuding) Kau mungkin mengancingkannya. Sama saja.

Vladimir  (membungkuk) Benar (dia mengancingkan tutup luarnya) jangan pernah remehkan hal-hal kecil kehidupan.

Estragon  Apa yang kau harapkan, kau selalu menunggu sampai saat terakhir

 Vladimir (Termenung)  Saat terakhir…. (dia merenung)  Harapan yang tertunda memang menyakitkan. Siapakah yang mengatakannya?

sumber :
https://www.leybold.co.id/the-lost-ship-apk/

Anda mungkin juga suka...